![]() |
| Minibus Daihatsu Sigra berwarna abu-abu metalik bernomor polisi DD 1887 YJ bertabrakan dengan sepeda motor di ruas jalan potos Tahabira (Photo: Tim/realitynews.web.id) |
Realitynews.web.id | SELAYAR — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Poros Tahabira, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Sebuah mobil minibus bertabrakan dengan sepeda motor di tikungan ganda perbatasan Dusun Tahabira dan Lingkungan Passaderang.
Minibus Daihatsu Sigra berwarna abu-abu metalik bernomor polisi DD 1887 YJ bertabrakan dengan sepeda motor di ruas jalan yang sebelumnya telah dipasangi rambu peringatan rawan kecelakaan oleh Satlantas Polres Kepulauan Selayar bertuliskan “Hati-hati Rawan Kecelakaan, Kurangi Kecepatan”.
Benturan keras membuat bagian depan kanan mobil ringsek. Ban depan kanan minibus juga dilaporkan robek akibat tabrakan tersebut. Berdasarkan penelusuran di lokasi, pajak kendaraan minibus itu tercatat atas wilayah Gowa dan diketahui telah jatuh tempo sejak 6 Juli 2025.
Saksi mata menyebutkan tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Namun, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan, meski tingkat keparahannya belum dijelaskan secara rinci.
Minibus tersebut diketahui dikemudikan oleh Aldi, warga Lorong Bambu, Kelurahan Benteng, Kecamatan Benteng. Saat kejadian, kendaraan itu membawa tiga penumpang, terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki, selain sang pengemudi.
Beberapa saat setelah kecelakaan, salah seorang penumpang perempuan tiba-tiba mengalami kesurupan. Remaja asal Pulau Gusung itu berteriak histeris di tengah kerumunan warga yang mulai berdatangan ke lokasi kejadian.
“Ada saya lihat orang lewat,” ucapnya berulang kali, sebagaimana disaksikan awak media di lokasi.
Peristiwa tersebut sempat menghambat proses evakuasi. Warga berupaya menenangkan korban sambil menunggu bantuan medis. Hingga kini belum diketahui secara pasti apakah kondisi tersebut dipicu oleh benturan keras, kepanikan, atau faktor lain yang menyertai kecelakaan.
Pengemudi minibus dan pengendara sepeda motor kemudian dilarikan ke Puskesmas Benteng Selatan (Bontosunggu) untuk mendapatkan perawatan. Hingga berita ini diturunkan, pihak medis maupun kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi terakhir para korban maupun penyebab pasti kecelakaan.
Sementara itu, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Arus lalu lintas di Jalan Poros Tahabira sempat melambat sebelum kembali normal beberapa waktu kemudian. (*)




