Notification

×

Iklan

Iklan

Pemancing Asal Bontoharu Tewas Terseret Ombak di Pantai Tamamelon Selayar

Selasa, Maret 03, 2026 | 18.12 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-03T10:12:35Z

 

Korban dievakuasi tim SAR (Photo: Tim/realitynews.web.id) 


Realitynews.web.id | SELAYAR – Seorang warga Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, dilaporkan hilang saat memancing di pesisir Pantai Tamamelon, Desa Patikarya, Kecamatan Bontosikuyu, Selasa (3/3/2026) sore. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat terseret ombak.

Korban diketahui bernama Sahrial (27), warga Dusun Palemba, Desa Kalepadang, Kecamatan Bontoharu.


Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Berdasarkan keterangan saksi Suardi (26), ia bersama korban tiba di lokasi untuk memancing di pinggir pantai berbatu.


Sekitar pukul 14.30 Wita, saksi yang berjarak sekitar tujuh meter dari korban mendadak tak lagi melihat Sahrial di tempat semula. Saat dicek, korban sudah berada di dalam air dan berusaha berenang.


“Saya mau turun menolong, tapi ombak besar dan batu-batunya tajam,” ujar saksi.


Tak lama kemudian, korban terseret ombak ke arah tebing karang dan hilang dari pandangan.


Saksi kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar serta menghubungi tim SAR untuk melakukan pencarian.


Sekitar pukul 15.20 Wita, tim SAR tiba di lokasi dan langsung melakukan penyisiran dibantu warga setempat.


Setelah hampir dua jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada pukul 17.04 Wita dalam keadaan meninggal dunia.


Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka pada pukul 17.10 Wita untuk disemayamkan.


Korban diduga terpeleset saat memancing di area berbatu tajam. Ombak yang cukup besar diduga membuat korban terseret hingga ke tebing karang dan tak sempat menyelamatkan diri.


Aparat setempat menghimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di laut saat cuaca buruk guna menghindari kejadian serupa. (SA) 


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update