![]() |
| Sebanyak 14 peserta asal Kepulauan Selayar turut dikukuhkan usai mengikuti Sekolah Tabligh (Photo: Tim/Siarmu.id) |
Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah Sulsel, Dr. Nurdin Mappa, menyampaikan bahwa program Sekolah Tabligh ini merupakan angkatan kedua, setelah sebelumnya dilaksanakan pada awal tahun 2025.
“Sekolah Tabligh Angkatan Pertama berlangsung pada Januari hingga Februari 2025, sedangkan angkatan kedua dilaksanakan mulai Agustus 2025 hingga Februari 2026,” ujar Nurdin kepada wartawan di Makassar, Jumat (24/4).
Salah satu daerah yang turut mengirimkan peserta adalah Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kepulauan Selayar. Para peserta diberangkatkan pada Jumat (24/4) dari kompleks Perguruan Muhammadiyah Kepulauan Selayar untuk mengikuti prosesi pengukuhan di Makassar.
Adapun peserta utusan dari PD Muhammadiyah Kepulauan Selayar yang dikukuhkan sebagai da’i muda Muhammadiyah yakni sebanyak 17 da’i hadir mengikuti prosesi pengukuhan di Makassar dari 23 Da'i yang dinyatakan lolos. Mereka merupakan bagian dari generasi muda Muhammadiyah yang disiapkan untuk memperkuat peran dakwah di tengah masyarakat.
Adapun daftar peserta yang mengikuti pengukuhan yakni:
- K.M. Andi Nur Faizi, S.H.
- Muh. Al Aswar Rusman, S.P., M.P.
- Bdn. Nur Fakhriyah Mumtihani
- Trisya Amaliah Ramdhani Yusuf
- Ruslianzah
- Annisa Lutfiyah
- Ahmad Gafur
- Risnawati, S.Sos.
- Audy Ardila Ansar
- Mufidah Rumi
- Yuniawati Hakim
- Ihwan Afriawal
- Ahmad Firdaus Ibrahim
- Lukman Hakim
- Nurul Wahyuni Ardi
- Fadil Ramdani
- Risman Arfandi
Pengukuhan ini merupakan bagian dari program Sekolah Tabligh Muhammadiyah Angkatan Kedua yang diikuti ratusan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Dari total sekitar 750 peserta, sebanyak 500 orang dinyatakan lulus dan berhak menyandang status sebagai da’i muda Muhammadiyah.
Selain prosesi pengukuhan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi dan konsolidasi dakwah Majelis Tabligh Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan yang diikuti oleh jajaran pimpinan daerah Muhammadiyah serta pengurus Majelis Tabligh di tingkat kabupaten/kota. (AR)




