Notification

×

Iklan

Iklan

Letkol Czi Yudo: Melalui TMMD 128 di Selayar, Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Nasional

Rabu, April 22, 2026 | 14.43 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-22T08:39:21Z

 

Dandim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Hariyanto, ST bersama Jajaran Forkopimda Kepulauan Selayar (Photo: AR/Realitynews.web.id) 


Realitynews.web.id | SELAYAR – Komandan Kodim (Dandim) 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, ST, menegaskan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 merupakan kegiatan terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat.


Pernyataan tersebut disampaikan usai upacara pembukaan TMMD ke-128 yang digelar di Lapangan Sukadin, Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu (22/4/2026) pagi.


Menurut Yudo, TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan nasional.


“Program TMMD ini merupakan kolaborasi antara TNI AD, AL, AU bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat. Tujuannya untuk memperkuat pertahanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Dalam program TMMD ke-128 ini, kata dia, terdapat sejumlah sasaran fisik, khususnya pembangunan infrastruktur jalan di dua lokasi berbeda.


Untuk segmen pertama, pembangunan jalan sepanjang 3.350 meter dilakukan di wilayah Kelurahan Batangmata Sapo. Jalan tersebut diharapkan dapat membuka akses antarwilayah, termasuk mempermudah mobilitas warga menuju area perkebunan dan pertanian.


“Dengan terbukanya akses ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya di Batangmata Sapo,” jelasnya.


Sementara itu, pada segmen kedua, pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 1.200 meter dilaksanakan di Desa Tamalanrea. Kegiatan ini akan dikolaborasikan dengan program pemerintah daerah, termasuk Gerakan Menanam 50 Juta Pohon (Gemerlap) serta pola tanam tumpangsari seperti jagung yang hasilnya dapat segera dirasakan masyarakat.


Selain kegiatan fisik, TMMD ke-128 juga mencakup program non fisik berupa berbagai penyuluhan kepada masyarakat. Di antaranya penyuluhan pencegahan stunting, penyuluhan hukum, serta wawasan kebangsaan.


Tak hanya itu, terdapat pula program tambahan berupa pembangunan lima unit sumur bor serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di lokasi sasaran.


Yudo menambahkan, pelaksanaan TMMD ke-128 dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. Namun, sejumlah kegiatan awal telah lebih dulu dilaksanakan melalui tahap pra-TMMD sekitar dua pekan sebelum pembukaan resmi.


“Karena banyaknya sasaran kegiatan, pra-TMMD sudah kita mulai lebih awal agar pelaksanaan bisa berjalan maksimal,” pungkasnya.


Penulis: Andi Rusman

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update