Notification

×

Iklan

Iklan

TMMD 128 Selayar Uji Ketangguhan Personel Satgas, Jalan Tani Dibuka di Tengah Kendala

Senin, April 27, 2026 | 13.06 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-27T07:17:35Z

 

Personil Satgas TMMD 128 Kodim 1415/selayar sedang membukaan jalan tani di Dusun Sukadin, Kelurahan Batangmata Sapo Kecamatan Bontomatene (Photo: Istimewa) 
Realitynews.web.id | SELAYAR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415/Selayar di Dusun Sukadin, Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, diwarnai berbagai tantangan berat di lapangan. Meski demikian, pembukaan akses jalan tani tetap berjalan demi membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

Sejak awal pengerjaan, personel Satgas TMMD harus menghadapi kondisi medan yang sulit. Curah hujan tinggi sebelum kegiatan berlangsung menyebabkan jalur yang akan dibuka menjadi becek, berlumpur, dan licin. Situasi ini tidak hanya menghambat mobilitas personel, tetapi juga menyulitkan operasional alat berat seperti excavator.

Kendala semakin kompleks ketika distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke lokasi pekerjaan terganggu akibat akses yang terbatas. Tidak adanya jalur memadai membuat pengangkutan BBM menggunakan mobil. 

Operator dan pengawas bahkan terpaksa berjalan kaki, serta menggunakan kendaraan motor untuk membawa BBM menuju titik pengerjaan. Kondisi ini memperlambat ritme pekerjaan, sekaligus menguji ketahanan fisik dan semangat personel di lapangan.

Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 1415/Selayar, Kapten Inf Zainuddin, mengakui berbagai hambatan tersebut menjadi bagian dari dinamika pelaksanaan TMMD.

“Medan yang sulit dan distribusi BBM menjadi tantangan utama. Namun, seluruh personel tetap berupaya maksimal agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan tersebut, kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama. Warga setempat turut membantu proses pembukaan jalan, mulai dari pekerjaan ringan hingga mendukung kebutuhan logistik di lapangan.

Tokoh masyarakat Dusun Sukadin, Andi Agus, menilai kehadiran jalan tani ini sangat dinantikan warga. Ia menyebut berbagai tantangan yang dihadapi justru menunjukkan keseriusan program dalam membuka akses yang selama ini terisolasi.

“Ini bukan pekerjaan mudah, tapi hasilnya akan sangat besar bagi masyarakat. Jalan ini akan membuka peluang bagi warga untuk mengelola lahan secara lebih produktif,” katanya.

Pembukaan jalan tani tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat dalam mengakses lahan pertanian dan perkebunan. Selain itu, infrastruktur ini diyakini mampu meningkatkan nilai ekonomi lahan serta memperkuat ketahanan ekonomi warga desa.

Melalui TMMD ke-128, TNI tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam menjawab tantangan pembangunan di wilayah terpencil. Dengan semangat gotong royong, berbagai hambatan di lapangan dihadapi bersama demi terwujudnya akses jalan tani yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (*) 
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update