![]() |
| Festival Bontoharu Merdeka 2026 dibuka langsung Sekda Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Andi Abdurrahman, S.E., M. Si di Lapangan Kantor Kecamatan Bontoharu (Photo: Ist) |
Memasuki pekan pertama pelaksanaan, panitia menggelar berbagai cabang lomba olahraga, keagamaan, serta perlombaan bagi kader PKK yang berlangsung pada 2–4 Agustus. Selanjutnya, mulai 5 hingga 10 Agustus, masyarakat akan disuguhkan beragam lomba seni dan hiburan, di antaranya lomba menyanyi berpasangan tingkat umum pada 8 Agustus serta Turnamen Mobile Legends pada 9 Agustus.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan perkemahan dalam rangka HUT Pramuka pada 12–14 Agustus di kawasan Kantor UPT PU Bina Marga Provinsi Sulawesi Selatan, Matalalang. Setelah itu, panitia akan menggelar turnamen domino pada 15 Agustus, dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Bontoharu pada 16 Agustus yang melibatkan komunitas motor trail Selayar.
Puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akan dilaksanakan pada 17 Agustus melalui upacara pengibaran Bendera Merah Putih, yang kemudian dirangkaikan dengan lomba menghidang dan gerak jalan indah. Seluruh rangkaian Festival Bontoharu Merdeka 2026 akan ditutup pada 18 Agustus melalui malam ramah tamah.
Sebelumnya, Festival Bontoharu Merdeka 2026 resmi dibuka di halaman Kantor Kecamatan Bontoharu pada Sabtu (1/8/2026). Pembukaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Andi Abdurrahman, S.E., M.Si., mewakili Bupati Kepulauan Selayar.
Acara pembukaan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Bontoharu, para kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta yang akan mengikuti berbagai cabang perlombaan. Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama dan lomba olahraga tradisional sebagai penanda dimulainya seluruh rangkaian festival.
Camat Bontoharu, Andi Batara Gau, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam menyukseskan Festival Bontoharu Merdeka 2026. Menurutnya, partisipasi warga sejak hari pertama mencerminkan semangat kebersamaan dan nasionalisme yang masih kuat di tengah masyarakat.
"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Hampir seluruh desa dan kelurahan mengirimkan peserta untuk mengikuti berbagai cabang lomba. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap peringatan Hari Kemerdekaan masih sangat tinggi," ujar Andi Batara Gau, Rabu (5/8/2026).
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan meriah hingga penutupan. Menurutnya, Festival Bontoharu Merdeka bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, menggali potensi masyarakat, serta memperkuat persatuan dan semangat gotong royong.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga sportivitas, keamanan, dan kebersamaan selama festival berlangsung. Semoga kegiatan ini menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat," pungkasnya. (AR)




