Notification

×

Iklan

Iklan

Lewat Program Syahdu, UPP Selayar Perkuat Edukasi Keselamatan Nelayan

Rabu, Oktober 21, 2026 | 18.13 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-21T10:13:50Z

 

Tim Syahdu UPP Kelas III Selayar membagikan puluhan jaket pelampung (life jacket) kepada nelayan tradisional dan pelaku usaha ojek laut di perairan Selayar (Photo: Ist) 


Realitynews.web.id | SELAYAR — Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Selayar membagikan puluhan jaket pelampung (life jacket) kepada nelayan tradisional dan pelaku usaha ojek laut di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa, (20/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari patroli maritim sekaligus edukasi keselamatan pelayaran yang digencarkan melalui program Syahdu atau Syahbandar Mengedukasi.


Pembagian alat keselamatan tersebut dilakukan saat petugas menggunakan Kapal Negara Patroli (KNP) 590 untuk menyisir sejumlah titik aktivitas nelayan dan pangkalan perahu tradisional di perairan barat Pulau Selayar.


Patroli dipimpin oleh petugas bidang Patroli Keselamatan Maritim, Hasbullah, S.Sos. Selain membagikan jaket pelampung, tim memberikan edukasi kepada nelayan dan awak kapal mengenai pentingnya penggunaan alat keselamatan saat beraktivitas di laut.


Petugas juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kepulauan Selayar.


Kondisi tersebut menjadi perhatian, terutama bagi nelayan kecil dan pelaku usaha ojek laut yang setiap hari mengandalkan transportasi laut untuk mencari nafkah maupun melayani mobilitas masyarakat antarpesisir.


UPP Selayar Tekankan Keselamatan Pelayaran


Pelaku usaha dan pengguna ojek laut Serra nelayan tradisional dapat bantuan life jacket dari Tim Syahdu UPP Selayar (Photo:Ist) 

Kepala UPP Kelas III Selayar, Capt. Romy Sumardiawan, mengajak nelayan tradisional dan pelaku usaha ojek laut untuk meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan pelayaran.


Menurut Romy, penggunaan jaket pelampung merupakan salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko fatal apabila terjadi kecelakaan di laut. Karena itu, alat keselamatan harus tersedia di atas kapal dan digunakan sesuai kebutuhan, bukan sekadar menjadi perlengkapan pelayaran.


Ia juga mengingatkan para awak kapal agar tidak mengabaikan kondisi lingkungan saat melaut, khususnya ketika jarak pandang berkurang akibat kabut asap.


“Keselamatan pelayaran harus menjadi perhatian bersama. Kami mengajak seluruh nelayan dan pelaku usaha ojek laut untuk selalu waspada, menggunakan alat keselamatan, serta mempertimbangkan kondisi cuaca dan jarak pandang sebelum berangkat. Ingat, keluarga selalu menunggu di rumah,” terang Capt. Romy


Program Syahdu menjadi salah satu upaya UPP Kelas III Selayar untuk mendekatkan layanan edukasi keselamatan pelayaran kepada masyarakat pesisir. Melalui patroli langsung, petugas tidak hanya memantau aktivitas perairan, tetapi juga menyampaikan pesan keselamatan kepada pengguna transportasi laut.


Bagi nelayan kecil dan pengusaha ojek laut, keselamatan merupakan aspek penting yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas ekonomi sehari-hari. Selain memastikan kapal dalam kondisi layak beroperasi, awak kapal perlu menyediakan perlengkapan keselamatan dan mematuhi ketentuan pelayaran.


Pembagian puluhan jaket pelampung tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan diri saat berada di laut.


Di tengah kondisi jarak pandang yang dapat terganggu kabut asap, kewaspadaan, kelengkapan alat keselamatan, dan kepatuhan terhadap ketentuan pelayaran menjadi faktor penting untuk menekan risiko kecelakaan di perairan Kepulauan Selayar. (AR) 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update