Notification

×

Iklan

Iklan

Viral Landmark “SELAYAR” di Pelabuhan Pamatata, Ini Sosok Penggagasnya

Jumat, Januari 02, 2026 | 13.54 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-02T06:24:00Z

 

Landmark tulisan "SELAYAR"diatas tebing area pelabuhan Pamatata, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar (Photo: Tim Realitynews.web.id) 


Realitynews.web.id | SELAYAR – Sejumlah penumpang ferry yang datang dan berangkat melalui Pelabuhan Pamatata, Kecamatan Bontomatene, menunjukkan ekspresi kagum dan bangga saat melihat landmark bertuliskan “SELAYAR” yang berdiri di atas tebing terjal, tak jauh dari pintu masuk kawasan pelabuhan.


Berdasarkan pantauan di lapangan, penempatan landmark tersebut dinilai sangat strategis karena dapat terlihat dari kejauhan sebelum kapal sandar di Pelabuhan Pamatata. Keberadaannya langsung mencuri perhatian para penumpang, khususnya pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


Tak hanya pendatang baru, warga Selayar yang merantau ke berbagai daerah juga mengaku penasaran dengan sosok penggagas di balik pembangunan landmark tersebut. Banyak di antara mereka yang saling bertanya dan menerka siapa inisiator pembuat tulisan besar “SELAYAR” itu.


Rasa penasaran tersebut akhirnya terjawab pada Jumat, 2 Januari 2026. Saat dikonfirmasi di lokasi, seorang Babinsa Desa Pamatata, Serka Hamdam, yang tengah melakukan pemangkasan pohon agar tulisan tetap terlihat jelas, mengungkapkan bahwa landmark itu merupakan hasil gotong royong anggota Kodim 1415/Selayar.


“Ini murni inisiatif dan ide dari komandan kami. Tujuannya untuk memperkuat identitas Kabupaten Kepulauan Selayar melalui tulisan ‘SELAYAR’ ini, sehingga dari kejauhan pulau Selayar sudah dapat dikenali, baik oleh wisatawan yang baru pertama datang maupun kapal yang hanya melintas di Selat Pamatata,” ujar Serka Hamdam.


Ia menambahkan, ke depan landmark tersebut direncanakan akan dilengkapi dengan tulisan “Welcome to Selayar” sebagai kalimat sambutan. Landmark ini diharapkan menjadi ikon dan objek favorit bagi wisatawan untuk berfoto, sekaligus penanda bahwa mereka pernah berkunjung atau singgah di Kabupaten Kepulauan Selayar.


Sementara itu, di tempat terpisah, Komandan Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, ST, membenarkan bahwa ide pembangunan landmark tersebut berangkat dari komitmennya untuk turut berkontribusi mengenalkan Selayar ke tingkat yang lebih luas.


“Yang membuat suatu daerah maju dan dikenal orang adalah masyarakat yang ada di dalamnya, bukan orang lain. Sebagai Komandan Kodim yang bertugas di Kepulauan Selayar, saya ingin berbuat sesuatu karena saya merasa ikut memiliki daerah ini. Selayar adalah rumah saya, dan masyarakatnya adalah saudara saya,” ungkap Letkol Yudo, Jumat (02/01/2026).


Ia menuturkan pengalamannya saat bertugas di Batam, di mana banyak orang dari berbagai daerah bangga berfoto dengan latar tulisan “Welcome to Batam”. Menurutnya, Selayar juga harus memiliki ikon serupa agar semakin dikenal luas.


“Sekarang siapa yang tidak tahu Batam? Saya ingin Selayar juga dikenal banyak orang. Dimana ada niat, disitu ada jalan. Bismillah, kita buat juga ikon ‘SELAYAR’ di Pelabuhan Pamatata,” pungkasnya. (AR) 


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update