![]() |
| Suasana arus balik lebaran idul Fitri di pelabuhan pamatata kabupaten Kepulauan Selayar (Photo: Istimewa) |
Langkah ini merupakan tindak lanjut hasil analisa dan evaluasi Ditlantas Polda Sulsel yang mencatat peningkatan kasus kecelakaan selama periode 13 hingga 22 Maret 2026. Meski demikian, angka korban meninggal dunia dilaporkan turun signifikan hingga 38 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kasat Lantas Polres Kepulauan Selayar, Muhammad Idris, mengatakan pihaknya telah mengoptimalkan kehadiran personel di lapangan melalui pengaturan lalu lintas, patroli, hingga penjagaan di titik rawan kecelakaan, kemacetan, pelanggaran, pusat keramaian, dan kawasan wisata.
“Personel kami dipasang di lokasi-lokasi strategis untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada masa arus balik Lebaran,” ujarnya.
Selain pengamanan, polisi juga menggencarkan langkah preemtif dan preventif. Edukasi kepada masyarakat dilakukan melalui media sosial dalam bentuk video singkat, laporan langsung, hingga aksi simpatik dan humanis petugas di lapangan.
Pengamanan turut difokuskan di Pelabuhan Pamatata yang menjadi pintu utama keluar-masuk kendaraan dan penumpang dari dan menuju Kepulauan Selayar. Personel gabungan melakukan pengaturan saat proses bongkar muat kendaraan kapal feri untuk mengantisipasi lonjakan arus penyeberangan.
“Situasi di Pos Pengamanan Pelabuhan Pamatata hingga saat ini terpantau aman, lancar, dan terkendali, meskipun terjadi peningkatan volume penyeberangan,” jelasnya.
Di sisi lain, patroli juga ditingkatkan untuk mencegah aksi balapan liar yang kerap terjadi di sejumlah titik, seperti kawasan Borong-borong, Jalur Dua, hingga Sariahang, dengan melibatkan fungsi gabungan dan jajaran Polsek.
“Upaya ini kami lakukan secara terpadu bersama stakeholder terkait untuk menekan jumlah kecelakaan serta fatalitas korban, sekaligus menjaga situasi kamtibcarlantas tetap kondusif hingga akhir Operasi Ketupat 2026,” tegasnya.
Ia berharap, dengan sisa waktu operasi yang tinggal dua hari, seluruh personel tetap menjaga kesehatan, keselamatan, dan soliditas dalam bertugas agar situasi keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kepulauan Selayar tetap terjaga. (*)




