Notification

×

Iklan

Iklan

Irama Palu dan Kebersamaan, Satgas TMMD 128 Selayar Bangun Rumah Layak untuk Warga

Jumat, April 24, 2026 | 11.06 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-24T03:06:43Z

 

Dan SSK TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar, Kapten Infanteri Ramli pimpinan langsung rehab rumah warga Batangmata Sapo (Photo: Istimewa) 


Realitynews.web.id | SELAYAR – Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415/Selayar di Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, Rabu (24/4/2026). Bersama warga, Satgas TMMD bahu-membahu merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik masyarakat kurang mampu.

Sejak pukul 08.30 WITA, kegiatan difokuskan pada perbaikan rumah milik Andi Panawang (57), seorang petani yang selama ini tinggal di hunian dengan kondisi memprihatinkan. Bagian teras dan dapur yang sebelumnya rapuh mulai dibongkar, lalu diganti dengan struktur baru yang lebih kokoh.

Di bawah komando Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar, Kapten Infanteri Ramli, personel Satgas bersama warga tampak kompak menyelesaikan pekerjaan. Tanpa sekat, mereka berbagi peran—mulai dari mengangkat material, memasang tiang dan balok, hingga merapikan papan lantai, diiringi irama palu yang bertalu menancapkan paku.

Kebersamaan yang terjalin di lokasi menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Tidak hanya bekerja, Satgas dan warga juga saling menyemangati, sesekali diselingi canda agar proses pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu.

Kapten Infanteri Ramli menegaskan bahwa gotong royong menjadi kunci utama dalam setiap kegiatan TMMD, sesuai arahan Dansatgas Letkol Czi Yudo Haryanto.

“Melalui kebersamaan ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Ini juga menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat,” ujarnya.

Bagi Andi Panawang, kehadiran Satgas TMMD bersama warga menghadirkan harapan besar bagi keluarganya. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Alhamdulillah, saya tidak sendiri. Ada bapak-bapak tentara dan warga yang membantu. Semoga rumah ini segera selesai dan bisa ditempati dengan nyaman tanpa rasa was was lagi,” tuturnya.

Senyum pemilik rumah pun mulai merekah saat menyaksikan progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 35 persen. Hasil kerja bersama mulai tampak, menandai perubahan dari rumah yang sebelumnya tidak layak menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman.

Program RTLH dalam TMMD ke-128 ini tidak hanya menghadirkan perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara Satgas TMMD dan warga menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat berjalan optimal ketika dikerjakan bersama.

Penulis : Andi Rusman

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update