![]() |
| Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Selayar meraih penghargaan Satker Terbaik II dari KPPN Benteng diterima langsung oleh Kepala Kantah Selayar, Suharno, SH, MH (Photo: Istimewa) |
Realitynews.web.id | SELAYAR – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Benteng memberikan penghargaan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal atas kinerja pengelolaan keuangan yang dinilai akuntabel dan transparan. Salah satu penerima apresiasi tersebut adalah Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Benteng, Syahrul Fattah Nawawi dalam kegiatan Sosialisasi Penyusunan Laporan Keuangan dan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Satuan Kerja (Satker) Terbaik, yang digelar pada Kamis (16/04/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Selayar berhasil meraih penghargaan sebagai Satker Terbaik II Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi indikator keberhasilan dalam menerapkan tata kelola keuangan negara yang tertib, transparan, dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Selayar, Suharno, S.H., M.H., yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran.
“Capaian ini tidak terlepas dari kerja keras dan komitmen seluruh pegawai dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan. Kami berupaya memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Suharno.
Menurut dia, penghargaan tersebut juga menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang pertanahan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan publik, sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” katanya.
Kegiatan yang digelar KPPN Benteng ini tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga forum penguatan kapasitas bagi satuan kerja dalam menyusun laporan keuangan yang tepat, akurat, dan sesuai regulasi. Dengan demikian, diharapkan seluruh instansi dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara secara berkelanjutan. (AR)




