![]() |
| Satgas TMMD 128 Kodim 1415 Selayar bersama warga kelurahan Batangmata Sapo bergotong-royong bangun draaine (Photo: Istimewa) |
Sejak pagi, warga berdatangan ke lokasi dengan membawa peralatan seadanya. Mereka bahu-membahu bersama personel Satgas TMMD mengangkut batu hingga material timbunan untuk mempercepat pengerjaan drainase di sisi jalan tani tersebut.
Cuaca hujan yang terus mengguyur kawasan pembangunan tak menyurutkan semangat masyarakat. Warga tetap bertahan di lokasi demi memastikan pembangunan drainase segera rampung agar badan jalan tidak mudah rusak saat musim hujan.
Pembangunan drainase menjadi salah satu bagian penting dalam penyempurnaan akses jalan tani tersebut. Saluran air dinilai sangat dibutuhkan untuk mencegah genangan dan lumpur menutupi badan jalan yang dapat menghambat aktivitas warga.
Dengan akses jalan yang lebih baik, para petani nantinya diharapkan lebih mudah mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, terutama saat musim hujan.
Salah seorang warga, Mahamud (58), mengaku senang bisa terlibat langsung membantu pengerjaan bersama Satgas TMMD. Menurutnya, jalan tani tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses lahan perkebunan.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya jalan ini. Dulu akses kami sangat sulit, apalagi saat hujan. Sekarang masyarakat juga semangat membantu supaya jalan ini cepat selesai dan bisa digunakan dengan baik,” ujarnya saat mengangkut material di lokasi pembangunan.
Satgas TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar sendiri terus memaksimalkan pekerjaan fisik agar seluruh target pembangunan dapat selesai tepat waktu. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam program TMMD dinilai menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di Kepulauan Selayar. (rls)




