![]() |
| Satgas TMMD 128 Selayar baju membahu singkirkan baru besar di sepanjang jalan tani saat alat berat mengalami kerusakan (Photo: Ist) |
Sub Koordinator kegiatan perintisan jalan tani, Pelda Yusuf Sonda, menjelaskan kepada awak media bahwa pengerjaan sempat mengalami penundaan karena alat berat excavator masih digunakan di lokasi TMMD lain di wilayah Batangmata Sapo.
“Setelah alat tersedia, kami bersama masyarakat langsung bergerak melaksanakan pekerjaan di lokasi,” ujar Yusuf, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, dalam proses pengerjaan, Satgas TMMD juga menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Curah hujan yang cukup tinggi beberapa kali menghambat aktivitas, bahkan pada Jumat (8/5) alat berat sempat mengalami kerusakan teknis sehingga pekerjaan harus dihentikan sementara.
“Namun perbaikan alat langsung dilakukan sehingga di hari yang sama pekerjaan bisa kembali berjalan normal,” jelasnya.
Meski dihadapkan pada berbagai hambatan, Yusuf menegaskan seluruh personel tetap optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target. Ia menyebut semangat gotong royong antara Satgas dan masyarakat menjadi faktor utama kelancaran program tersebut.
“Walaupun cuaca kurang bersahabat dan alat sempat mengalami kendala, kami tetap berupaya maksimal agar pekerjaan terus berjalan,” katanya.
Ia menambahkan, perintisan jalan tani ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, khususnya petani, dalam mengakses lahan serta mengangkut hasil produksi pertanian.
“Harapannya, kehadiran jalan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” tutupnya. (rls)
Editor: Admin




