![]() |
| Dansatgas TMMD 128 Kodim 1415 Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, ST disambut tangis haru oleh pemilik RTLH Bau' Bunga saat tinjau proses rehab (Photo: Pendim1415/selayar) |
Tanpa pemberitahuan sebelumnya, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., datang langsung meninjau kondisi rumah pasangan lanjut usia tersebut di Desa Kahu-Kahu Utara, Kabupaten Kepulauan Selayar. Rumah itu kini menjadi salah satu sasaran tambahan dalam program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Perjalanan menuju lokasi bukan perkara mudah. Letkol Yudo didampingi Pasi Pers Kapten Infanteri Ramli dan Babinsa Kahu-kahu bersama rombongan lainnya, harus menempuh jalur laut menggunakan perahu nelayan tradisional jenis jolloro. Waktu tempuh sekitar 30 menit menjadi pilihan tercepat untuk menjangkau rumah Tutu yang berada di wilayah terpencil.
Di balik keterbatasan akses itu, tersimpan kisah haru. Tutu dan Bau’ Bunga tak kuasa menahan emosi saat menyambut kedatangan rombongan. Bau’ Bunga bahkan terus menggenggam tangan Dansatgas, seolah tak ingin melepas rasa syukur yang sudah lama dipendam. Senyumnya merekah, sementara air mata haru perlahan jatuh di pipinya.
“Alhamdulillah, Saya sangat terharu dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Kodim atas bantuan ini. Semoga bapak semua selalu diberi kesehatan. Amin,” ucapnya lirih dengan suara bergetar.
Bagi pasangan lansia itu, kunjungan tersebut bukan sekadar peninjauan, tetapi harapan baru untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak. Selama ini, mereka hidup dalam kondisi sederhana di rumah yang jauh dari kata memadai.
![]() |
| Dandim 1415 Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto bersama rombongan berdialog langsung dengan penerima Program RTLH sasaran tambahan TMMD 128 Ta. 2026 (Photo: Istimewa) |
Letkol Czi Yudo Harianto menegaskan, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
“Yang paling penting adalah saling peduli dan membantu masyarakat yang memang layak mendapat perhatian. InsyaAllah kita semua diberi kesehatan dan bisa terus saling membantu,” ujarnya.
Program TMMD ke-128 sendiri merupakan wujud sinergi antara TNI-Polri, Pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup warga, khususnya melalui pembangunan dan rehabilitasi RTLH. Lebih dari itu, program ini juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Tutu dan Bau’ Bunga diketahui telah puluhan tahun menetap di lahan yang dikuasai Kodim 1415/Selayar milik TNI AD. Lahan tersebut merupakan bagian dari sejarah panjang pasca-penumpasan pemberontakan di wilayah Selayar pada masa awal kemerdekaan, yang saat ini dimanfaatkan warga untuk tempat tinggal sekaligus menjaga lahan tersebut.
Kini, di usia senja mereka, bantuan dari program TMMD menjadi harapan baru—bahwa di tengah keterbatasan, masih ada kepedulian yang datang tanpa diminta.
Penulis: Andi Rusman





