![]() |
| Materia dan bahan bangunan Program TMMD 128 di pulau Gusung diangkut menggunakan Perahu Katinting milik nelayan (Photo: Ist) |
Pengiriman material tersebut dilakukan dari Dermaga TPI Bonehalang menuju lokasi sasaran pembangunan RTLH. Perjalanan laut ditempuh sekitar 30 menit, tergantung kondisi cuaca dan gelombang di perairan setempat.
Personel Satgas TMMD bersama warga terlihat bergotong royong memuat berbagai kebutuhan bangunan, mulai dari kayu, seng hingga material lainnya ke atas perahu sebelum diberangkatkan menuju lokasi pembangunan.
Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., mengatakan penggunaan transportasi laut menjadi solusi efektif untuk menjangkau daerah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses darat.
“Dengan memanfaatkan perahu jolloro atau ketinting, distribusi material tetap dapat berjalan lancar. Ini merupakan bentuk adaptasi terhadap kondisi geografis wilayah kepulauan,” ujar Yudo, Minggu (4/5/2026).
Ia menjelaskan, program RTLH dalam TMMD ke-128 bertujuan membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak, aman dan sehat. Karena itu, proses distribusi material terus diupayakan agar pembangunan dapat berjalan sesuai target.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pengangkutan material juga menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan warga di lokasi TMMD.
“Kegiatan ini mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah kepulauan,” katanya.
Program TMMD ke-128 sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah terpencil serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Kepulauan Selayar. (rls)




