Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, MM bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pelabuhan Pamatata, Kecamatan Bontomatene. Turut hadir sejumlah pejabat TNI, di antaranya Kolonel Laut Ndang Subianto dan Kadis Ter Kodaeral VI, Kolonel Laut Kiagus Fauzan Azima, Sekretaris Daerah, serta Dandim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, ST dan Dan Pos AL Selayar, Lettu Marinir Asbullah.
Setibanya di lokasi, rombongan langsung menuju Desa Bungayya untuk meninjau titik yang direncanakan sebagai kawasan pembangunan Lanal. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan lahan sekaligus memperkuat komitmen pembangunan infrastruktur pertahanan di wilayah strategis kepulauan.
Dalam keterangannya, Achmad Dg Sere menyebutkan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda reses sekaligus untuk menyerap aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah.
“Kunjungan ini kami lakukan dalam rangka masa reses, sekaligus menyerap aspirasi daerah, termasuk kebutuhan strategis seperti pembangunan Lanal di Selayar,” ujarnya.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan realisasi pembangunan tersebut di tingkat pusat, terutama setelah rencananya berpindah ke Komisi I DPR RI yang bermitra dengan sektor pertahanan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sebelumnya telah menyerahkan hibah lahan seluas 10 hektar kepada TNI Angkatan Laut sebagai lokasi pembangunan. Langkah ini dinilai sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah daerah dalam mempercepat realisasi proyek tersebut.
![]() |
| Kunker Anggota DPR RI, Achmad Dg Sere di Kabupaten Kepulauan Selayar tinjau lokasi pembangunan Lanal Selayar di sambut Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda (Photo: Istimewa) |
Secara geografis, Kepulauan Selayar memiliki posisi strategis karena berada di jalur pelayaran penting di kawasan timur Indonesia. Karena itu, keberadaan Lanal dinilai penting untuk memperkuat pengawasan wilayah laut, meningkatkan keamanan, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Wakil Bupati Muhtar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap daerahnya.
“Kunjungan ini menjadi harapan besar bagi masyarakat Selayar. Pembangunan Lanal tidak hanya berkaitan dengan pertahanan, tetapi juga akan berdampak pada pertumbuhan daerah,” katanya.
Hal senada disampaikan Kadisfaslan Kodaeral VI Makassar, Kolonel Laut (T) Ndang Subianto yang menyebut rencana pembangunan Lanal telah lama dinantikan, namun masih menghadapi sejumlah kendala.
“Dengan adanya kunjungan ini, kami berharap menjadi dorongan kuat agar pembangunan segera direalisasikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dandim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, menegaskan dukungan penuh TNI AD terhadap rencana pembangunan tersebut.
“Keberadaan Lanal nantinya akan sangat membantu memperkuat pengamanan wilayah perairan serta menjaga stabilitas keamanan di Kepulauan Selayar,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung lancar, mulai dari penjemputan di Pelabuhan Pamatata, peninjauan lokasi di Desa Bungayya, hingga kunjungan ke kantor desa setempat. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendorong percepatan pembangunan Lanal di Selayar sebagai bagian dari penguatan pertahanan negara di wilayah kepulauan.
Penulis: Andi Rusman





