![]() |
| Seorang pria mengantarkan surat mutasi palsu kepada seorang ASN dilingkungan sekolah (Photo: Ilustrasi AI) |
Dokumen tersebut memuat informasi tentang proses mutasi pegawai di lingkungan pendidikan. Namun setelah dikonfirmasi, pihak BKPSDM memastikan surat itu palsu dan tidak pernah diterbitkan secara resmi.
![]() |
| Surat Mutasi Palsu yang beredar di sejumlah sekolah di Kota Subulussalam, Provinsi Aceh (Photo: Istimewa) |
Kepala BKPSDM Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, Rano Saran, menyebutkan sejumlah kejanggalan dalam surat tersebut. Ia menyoroti kesalahan pada nomor surat, penulisan pangkat dan golongan, hingga pencantuman nama pejabat.
“Nomor surat salah, pangkat dan golongan tidak benar, bahkan nama saya juga salah. Nomor kontak dan barcode dalam surat itu juga tidak sesuai. Ini jelas penipuan,” kata Rano saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin, (27/05/2026).
Rano mengimbau kepala sekolah dan tenaga pendidik agar tidak mudah mempercayai dokumen yang beredar tanpa verifikasi resmi. Ia meminta setiap pihak yang menerima surat mencurigakan segera melakukan konfirmasi langsung ke BKPSDM atau instansi terkait.
Kasus ini menjadi peringatan bagi dunia pendidikan di Subulussalam untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan lembaga pemerintah. Aparat penegak hukum diharapkan segera menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas peredaran surat palsu tersebut. (BM)
Editor: Admin





