Notification

×

Iklan

Iklan

Viral Bendera Robek Berkibar di Kampus, Pimpinan Unhas Selayar Minta Maaf

Rabu, Juni 03, 2026 | 20.10 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-03T12:10:26Z

 

Bendera merah putih kondisi robek dan warnanya telah pudar tidak layak dikibarkan (Photo: AR/realitynews)


Realitynews.web.id | SELAYAR – Pimpinan Kampus Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Kepulauan Selayar akhirnya memberikan klarifikasi terkait polemik pengibaran Bendera Merah Putih dalam kondisi robek dan kusam yang tetap berkibar hingga malam hari. Peristiwa tersebut sebelumnya menjadi sorotan masyarakat dan ramai diperbincangkan publik.


Klarifikasi disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Transit Kodim 1415/Selayar, Rabu (3/6/2026), yang dikemas dalam suasana silaturahmi Idul Adha antara unsur pimpinan kampus dan jajaran Kodim 1415/Selayar.


Hadir dalam pertemuan tersebut Pasiter Kodim 1415/Selayar Kapten Inf Zainuddin, Pasi Intel Kodim 1415/Selayar Kapten Inf Syamsul Bahri, Babinsa Bontobangun Pelda Suhaedy, Pimpinan Fakultas Vokasi Unhas Selayar Hijriani, S.Pd., serta Andi Ansar Yasin yang diketahui berstatus mahasiswa sekaligus staf cleaning service kampus.


Pertemuan itu digelar menyusul adanya perhatian masyarakat terhadap kondisi Bendera Merah Putih yang ditemukan masih berkibar hingga malam hari dalam keadaan robek dan kusam di halaman Kampus Fakultas Vokasi Unhas Selayar yang berlokasi di Jalan Poros Bandara H. Aroepala, Kelurahan Bontobangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.


Dalam kesempatan tersebut, Pasiter Kodim 1415/Selayar Kapten Inf Zainuddin menyampaikan keprihatinannya atas kejadian itu. Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut kelalaian administratif, tetapi juga berkaitan dengan penghormatan terhadap simbol negara dan penguatan wawasan kebangsaan.


Pimpinan Fakultas Vokasi Unhas bersilaturahmi dan klarifikasi pengibaran bendera merah putih dalam keadaan robek depan Kampus di Kodim 1415 Selayar (Photo: Ist) 

"Turut prihatin atas kejadian tersebut. Ini menjadi perhatian bersama terkait kepedulian terhadap konsep wawasan kebangsaan. Kodim 1415/Selayar siap berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan selanjutnya," ujar Zainuddin.


Sementara itu, Pimpinan Fakultas Vokasi Unhas Selayar, Hijriani, mengakui adanya kelalaian dari pihak kampus dalam melakukan pengawasan terhadap kondisi Bendera Merah Putih yang terpasang di lingkungan kampus.


Ia menegaskan bahwa sebagai pimpinan kampus, dirinya bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa yang menuai sorotan publik itu.


"Kami mengakui adanya kesalahan dan kelalaian karena kurang memperhatikan kondisi simbol negara. Tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini," kata Hijriani.


Hijriani menjelaskan, keterbatasan pengawasan juga dipengaruhi oleh belum tersedianya petugas keamanan atau personel khusus yang bertugas menjaga lingkungan kampus secara rutin. Kondisi tersebut menyebabkan pemantauan terhadap fasilitas dan sarana kampus belum berjalan secara maksimal.


Selain menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, pihak kampus juga mengapresiasi masukan dan perhatian yang diberikan berbagai pihak. Kampus berkomitmen meningkatkan kepedulian terhadap nilai-nilai nasionalisme serta penghormatan terhadap simbol-simbol negara.


"Kami mengucapkan terima kasih atas arahan yang diberikan. Ke depan kami siap menjadi lebih peduli dan lebih baik lagi," tambahnya.


Diketahui, kondisi Bendera Merah Putih di kampus tersebut sebelumnya menjadi sorotan setelah ditemukan masih berkibar hingga malam hari dalam keadaan robek dan kusam pada Sabtu (30/5/2026). Setelah mendapat perhatian publik, pihak kampus telah mengganti bendera tersebut dengan yang baru dan kembali mengibarkannya pada Rabu pagi.


Penulis: Andi Rusman

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update