Notification

×

Iklan

Iklan

Festival Bontoharu Merdeka 2026 Digelar 1-18 Agustus, Donasi Korban KLM Nurul Salsa Jadi Agenda Utama

Rabu, Juli 29, 2026 | 03.34 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-28T19:34:36Z

 

Pamphlet Festival Bontoharu Merdeka dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026 (Photo: Istimewa) 


Realitynews.web.id | SELAYAR – Pemerintah Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, akan menggelar Festival Bontoharu Merdeka 2026 mulai 1 hingga 18 Agustus 2026. Festival yang dipusatkan di Matalalang, Kelurahan Bontobangun, ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengusung perpaduan semangat nasionalisme, pelestarian budaya, olahraga, hingga aksi kemanusiaan.


Camat Bontoharu, Andi Batara Gau, mengatakan festival tersebut dirancang sebagai pesta rakyat yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, lembaga, organisasi kemasyarakatan, pelajar, pemuda, hingga dunia usaha.


"Festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kepedulian sosial masyarakat," kata Andi Batara Gau dalam keterangan tertulis yang diterima Realitynews.web.id, Selasa (28/7/2026).


Rangkaian kegiatan akan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Bontoharu bersama komunitas trail. Kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para pahlawan sekaligus upaya menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.


Selama hampir tiga pekan pelaksanaan festival, panitia menyiapkan berbagai perlombaan dan kegiatan yang dapat diikuti masyarakat dari berbagai kalangan.


Di bidang keagamaan akan digelar lomba adzan, tadarus Al-Qur'an bersambung, dan hafalan surat pendek. Sementara pada bidang olahraga dan permainan rakyat akan dilaksanakan turnamen bola voli, sepak takraw, domino, joker, senam Anak Indonesia, serta permainan tradisional Akkadaro dan Allongga.


Tim Penggerak PKK Kecamatan Bontoharu juga turut ambil bagian dengan menggelar pasar murah serta berbagai perlombaan, seperti lomba menghidang, aba-aba, estafet pipet, merias, hingga lomba kebersihan antar dusun.


Selain itu, bidang seni dan budaya akan diisi dengan lomba gerak jalan indah, karaoke solo dan duet lagu perjuangan, pembacaan puisi perjuangan, serta lomba paduan suara lagu-lagu nasional. Festival juga akan dimeriahkan dengan perkemahan Pramuka dan turnamen Mobile Legends yang menyasar kalangan generasi muda.


Namun, dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Gerakan Donasi Peduli Korban KLM Nurul Salsa 01 diproyeksikan menjadi agenda utama sekaligus yang paling menyentuh.


Program itu diinisiasi sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa 01 di perairan Kepulauan Selayar. Musibah tersebut menelan korban jiwa, di mana sebagian di antaranya merupakan warga Kecamatan Bontoharu.


Melalui gerakan tersebut, Pemerintah Kecamatan Bontoharu mengajak masyarakat, para perantau, pelaku usaha, organisasi, komunitas, dan berbagai elemen lainnya untuk bersama-sama memberikan bantuan kepada keluarga korban.


Menurut Andi Batara Gau, peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perlombaan dan hiburan, tetapi juga harus menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan gotong royong.


"Festival Bontoharu Merdeka bukan sekadar pesta rakyat, tetapi juga panggung solidaritas. Semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam kepedulian kepada sesama. Kami ingin seluruh masyarakat merayakan kemerdekaan dengan berbagi kebahagiaan kepada keluarga korban KLM Nurul Salsa 01 yang sedang menghadapi masa-masa sulit," ujar Andi Batara Gau.


Melalui Festival Bontoharu Merdeka 2026, Pemerintah Kecamatan Bontoharu berharap semangat "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" tidak berhenti sebagai tema peringatan HUT RI semata, melainkan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. (AR) 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update