![]() |
| Personel Satgas TMMD 128 sementara sibuk membuat rangka struktur bangunan menara penampungan air bersih (Photo: Istimewa) |
Sejak pagi, personel Satgas TMMD 128 bersama warga terlihat bekerja tanpa henti. Suara palu, gesekan sekop, hingga aktivitas pengangkutan material mewarnai lokasi pembangunan.
Di titik pertama dan ketiga, personel fokus membongkar mal dan memasang rangka besi sebagai dasar konstruksi. Sementara di titik kedua, warga mengangkut bambu dari sekitar lokasi untuk dijadikan penopang dudukan atas.
Aktivitas serupa juga berlangsung di titik keempat. Material pasir diangkut secara manual untuk mempercepat proses pengerjaan. Adapun di titik kelima, pekerjaan masih pada tahap awal berupa pembongkaran mal sebagai persiapan lanjutan.
Koordinator kegiatan, Pelda Yusuf Sonda, mengatakan pembagian personel kelima titik menjadi strategi utama percepatan proyek.
“Personel kami sebar agar semua titik bisa dikerjakan bersamaan. Dengan pola ini, progres lebih cepat dan target bisa tercapai,” ujarnya di sela kegiatan.
Memasuki siang hari, tepat pukul 11.30 WITA, aktivitas dihentikan sementara untuk istirahat. Pekerjaan kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 13.30 WITA.
Menurut Yusuf, keterlibatan warga menjadi faktor kunci di lapangan. Hampir seluruh proses dikerjakan secara gotong royong, mulai dari pengangkutan material hingga pembangunan konstruksi dasar.
Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu sasaran tambahan TMMD ke-128 yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Selama ini, sebagian warga Desa Tamalanrea masih mengalami keterbatasan akses air untuk kebutuhan sehari-hari.
Dengan percepatan pengerjaan, fasilitas air bersih tersebut diharapkan segera bisa dimanfaatkan warga. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan kolaborasi erat antara TNI dan masyarakat dalam mendorong pembangunan di wilayah pedesaan.(*)




