Notification

×

Iklan

Iklan

Learning Management System Resmi Diperkenalkan di Selayar, Siap Bawa Perubahan Besar Dunia Pendidikan

Selasa, Juni 09, 2026 | 15.16 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-09T09:24:18Z

Photo bersama para Kepala Sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Selayar dan ILMCI Corporation usai pemaparan materi sosialisasi Platform pendidikan berbasis digital (Photo: Istimewa) 

Realitynews.web.id | SELAYAR — Transformasi digital di sektor pendidikan terus diperkuat di Sulawesi Selatan. Melalui kehadiran Learning Management System (LMS) Sulsel, sekolah kini didorong untuk menerapkan sistem pembelajaran digital yang lebih interaktif, terukur, dan terintegrasi.


Platform LMS Sulsel diperkenalkan melalui kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Aula Pertemuan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan mulai tingkat SD, SMP hingga SMA se-Kabupaten Kepulauan Selayar.


Chief Technology Officer ILMCI Corporation, Leonardo Tandra, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa LMS Sulsel dirancang sebagai ekosistem digital yang menghubungkan kebutuhan sekolah, guru, siswa, hingga orang tua dalam satu platform.


"Platform ini bukan hanya untuk pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ujar Leonardo dalam pemaparannya.


Menurutnya, pengembangan LMS Sulsel berangkat dari sejumlah tantangan dunia pendidikan, salah satunya masih rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa serta belum meratanya kemampuan tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi.


Ia mengutip data OECD PISA 2022 yang menunjukkan sekitar 75 hingga 82 persen siswa Indonesia belum mencapai standar kemampuan matematika dan literasi global. Selain itu, kemampuan pemanfaatan teknologi guru juga masih menjadi tantangan.


"Transformasi digital dibutuhkan agar proses pembelajaran lebih efektif dan guru dapat kembali fokus pada tugas utamanya, yaitu mendidik dan membimbing siswa," katanya.


Leonardo mengungkapkan, selama penerapan berbagai perubahan kurikulum, banyak guru justru terbebani dengan pekerjaan administratif seperti penyusunan soal, rencana pembelajaran, hingga dokumen pendukung lainnya.


Menurutnya, kondisi tersebut terjadi di berbagai daerah karena setiap wilayah memiliki tantangan pendidikan yang berbeda.


"Guru seharusnya lebih banyak waktu bersama peserta didik. Namun banyak energi terserap untuk pekerjaan administrasi. Kehadiran LMS diharapkan dapat membantu menyelaraskan proses pembelajaran dengan standar nasional," jelasnya.


Satu Platform untuk Sekolah, Guru, Siswa dan Orang Tua


Chief Technology Officer ILMCI Corporation, Leonardo Tandra, S.Kom., M.Kom. paparkan materi sosialisasi Learning Management System (LMS) di aula pertemuan Kantor Diknas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Selayar. 

LMS Sulsel menghadirkan berbagai layanan pendidikan dalam satu sistem digital. Melalui platform ini, guru dapat mengelola materi pembelajaran, tugas, ujian, hingga laporan hasil belajar secara daring.


Kepala sekolah juga dapat melakukan pemantauan proses belajar mengajar melalui data yang tersedia sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.


Sementara bagi orang tua, LMS Sulsel memberikan akses untuk melihat perkembangan belajar anak secara berkala sekaligus memperkuat komunikasi antara keluarga dan sekolah.


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Selayar, Masdar J. Pratama, S.Kom., MM., menyambut positif penerapan platform tersebut, ia menilai kehadiran LMS Sulsel dapat membantu meningkatkan minat belajar siswa serta mendukung kinerja tenaga pendidik.


Lengkap dengan Fitur Pembelajaran Digital


Dalam penerapannya, LMS Sulsel dilengkapi berbagai fitur pembelajaran digital, mulai dari ruang kelas virtual, materi pembelajaran, jadwal belajar, forum diskusi, tugas, hingga asesmen digital.


Guru dapat menyusun proses belajar secara lebih terstruktur, sementara siswa memperoleh akses materi kapan saja dan dari mana saja.


Platform ini juga menyediakan e-library yang berisi berbagai sumber belajar digital seperti buku elektronik, jurnal, modul pembelajaran, hingga video edukasi.


Tidak hanya materi akademik, LMS Sulsel juga menghadirkan konten pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, bahasa asing, coding, permainan edukasi, latihan TOEFL/TOEIC, sejarah, kearifan lokal, hingga pendidikan antikorupsi.


Dorong Evaluasi Pendidikan Berbasis Data


Sosialisasi Platform pembelajaran digital LMS Sulsel diikuti ratusan Kepada Sekolah di Kabupaten Kepulauan Selayar (Photo: Ist) 

Salah satu fitur unggulan LMS Sulsel adalah sistem evaluasi digital yang memungkinkan proses penilaian berjalan lebih transparan dan terukur.


Melalui fitur e-raport, guru dapat mengelola nilai siswa secara digital, sedangkan siswa dan orang tua dapat mengakses hasil belajar secara online.


Selain itu, terdapat fitur Sulsel Personality Test (SPT) yang membantu guru memahami karakter peserta didik agar metode pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa.


Platform ini juga memiliki fitur SIKU yang digunakan untuk mencatat serta mengevaluasi sikap, perilaku, dan kedisiplinan siswa sebagai bagian dari penilaian non-akademik.


Dengan penerapan LMS Sulsel, pemerintah berharap ekosistem pendidikan digital di Sulawesi Selatan semakin berkembang. Teknologi diharapkan mampu memperluas akses belajar, meningkatkan efisiensi administrasi sekolah, sekaligus menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.



Penulis: Andi Rusman


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update