![]() |
| Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, ST resmikan Landmark "SELAYAR" sebagai Icon baru di Kawasan Pelabuhan Pamatata (Photo: AR/Realitynews) |
Sejak rampung dibangun, landmark yang berada di kawasan pelabuhan itu telah menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara, serta penumpang kapal feri yang melayani rute Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba, menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pembangunan landmark tersebut diinisiasi Komandan Kodim (Dandim) 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., dan dikerjakan oleh prajurit TNI AD Kodim 1415/Selayar bersama warga Desa Pamatata. Proses pembangunannya selesai pada 2 Januari 2026 sebelum akhirnya diresmikan secara simbolis pada Rabu (22/7/2026). Dalam kegiatan itu, Dandim didampingi Danramil 1415-04/Bontomatene beserta para perwira Kodim.
Peresmian turut dihadiri Kepala Desa Pamatata Latunru, S.T., perwakilan UPP Kelas III Selayar, ASDP, Satpolairud Polres Selayar, Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Selayar, Babinsa, tokoh masyarakat Desa Pamatata, serta prajurit Kodim 1415/Selayar.
Dalam sambutannya, Letkol Czi Yudo Harianto mengatakan, landmark dengan tinggi lebih dari tiga meter tersebut dibangun sebagai ikon Kabupaten Kepulauan Selayar. Menurut dia, Pelabuhan Pamatata merupakan pintu gerbang utama bagi masyarakat maupun wisatawan yang memasuki Selayar melalui jalur penyeberangan laut Bira–Pamatata.
Ia mengungkapkan, ide pembangunan landmark itu terinspirasi dari sejumlah daerah yang memiliki ikon khas sebagai identitas wilayah.
![]() |
| Pengguntingan Pita sebagai tanda peresmian pembangunan Landmark Selayar oleh dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, ST |
"Ikon ini saya wujudkan atas inspirasi dari daerah lain, seperti saat saya bertugas di Batam, Kepulauan Riau. Tulisan 'Batam' yang berada di atas bukit sangat terkenal dan terlihat dari kejauhan. Saya berharap ikon ini menjadi penanda bahwa setiap orang telah tiba di Kabupaten Kepulauan Selayar," kata Yudo.
Menurut Yudo, keberadaan Landmark "Selayar" juga diharapkan menjadi objek swafoto yang mampu memperkenalkan potensi daerah melalui berbagai platform media sosial sehingga dapat mendukung promosi pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Desa Pamatata, untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan landmark tersebut.
![]() |
| Dandim 1415 Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto beri sambutan pada peresmian Landmark " SELAYAR " di Pelabuhan Pamatata (Photo: AR/realitynews) |
"Ikon ini bukan milik TNI, melainkan milik seluruh masyarakat Selayar. Karena itu, saya berharap kita semua dapat menjaga dan merawatnya sebagai salah satu kebanggaan daerah," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Yudo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan landmark, mulai dari masyarakat yang menghibahkan penggunaan lahan, Pemerintah Desa Pamatata, hingga berbagai pihak yang terlibat dalam proses pembangunannya.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Landmark 'Selayar' ini dapat terwujud. Semoga keberadaannya memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi salah satu ikon kebanggaan Kabupaten Kepulauan Selayar," tuturnya.
Penulis: Andi Rusman






