![]() |
| Mobil Damkar Selayar terguling di Jalan Tajuia–Kayubauk saat menuju lokasi kebakaran lahan (Photo:Ist) |
Armada Damkar Posko Unit Batangmata itu tengah melaju menuju wilayah Kayubauk setelah menerima laporan warga mengenai kebakaran lahan. Di tengah perjalanan, kendaraan tersebut terguling saat melewati ruas jalan menanjak.
Lima personel berada dalam armada tersebut. Dua orang berada di bagian depan, yakni sopir dan seorang petugas, sedangkan tiga lainnya berada di bagian belakang atau di atas tangki Damkar.
Kasat Lantas Polres Kepulauan Selayar AKP H. Muhammad Idris mengatakan, kecelakaan terjadi ketika armada hendak memasuki Desa Kayubauk. Kendaraan diduga tidak mampu melewati tanjakan sehingga bergerak mundur.
"Untuk sementara ini merupakan laka tunggal. Namun, kami tetap melakukan penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan serta memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi," ujar Idris.
Dalam situasi tersebut, tiga petugas yang berada di bagian belakang atau atas tangki Damkar berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari kendaraan. Mereka juga berupaya menghindari kendaraan yang terus bergerak mundur.
Namun, upaya penyelamatan itu tidak sepenuhnya berhasil. Saat kendaraan akhirnya terguling, salah seorang petugas, Hendra Ekaputra, 33 tahun, terlindas dan tertimpa badan mobil.
Hendra meninggal dunia di lokasi kejadian.
![]() |
| Hendra Ekaputra, personel Damkar Selayar, meninggal dunia dalam kecelakaan mayatnya di evakuasi (Photo: Ist) |
Dua petugas lainnya yang berada di bagian belakang kendaraan berhasil menyelamatkan diri. Sementara dua personel di bagian depan juga selamat dari kecelakaan tersebut.
Hendra merupakan karyawan honorer. Berdasarkan identitas kependudukannya, ia lahir di Ballayya pada 4 Desember 1992 dan tercatat sebagai warga Pasi’ Barat, Desa Menara Indah, Kecamatan Bontomatene.
Personel Polsek Bontomatene bersama Satuan Lalu Lintas Polres Kepulauan Selayar yang mendapat informasi kecelakaan langsung menuju lokasi. Warga setempat turut membantu proses evakuasi para korban.
Jenazah Hendra kemudian dievakuasi ke Puskesmas Bontomatene untuk penanganan lebih lanjut. Adapun kendaraan Damkar yang terguling masih berada di lokasi dan menunggu bantuan alat berat untuk proses evakuasi.
Kecelakaan itu terjadi ketika para petugas sedang menjalankan tugas menuju lokasi kebakaran. Perjalanan untuk membantu warga yang menghadapi ancaman api tersebut justru menjadi perjalanan terakhir bagi Hendra.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan armada Damkar kehilangan kendali dan terguling. (Red)





