![]() |
| Kondisi puing-puing kapal dj pelabuhan Rauf Rahman Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar usai ledakan (Photo: AR/realitynews.web.id) |
Berdasarkan pengamatan di lokasi serta keterangan sejumlah saksi, sebelum kebakaran terjadi terdengar dua kali dentuman keras yang disusul ledakan lainnya dengan suara lebih kecil. Getaran ledakan bahkan terasa hingga ke rumah-rumah warga di sekitar pelabuhan.
“Bunyinya sangat keras sampai kaca jendela rumah bergetar,” ujar seorang warga yang tinggal tak jauh dari kawasan pelabuhan.
Suara dentuman tersebut juga terdengar hingga radius hampir satu kilometer di wilayah Kecamatan Benteng.
![]() |
| Bagian badan kapal terpental ke area dermaga menghanguskan 1 unit motor matic (Photo AR/realitynews.web.id). |
Rekaman kamera pengawas (CCTV) di area pelabuhan memperlihatkan detik-detik ledakan yang cukup kuat. Dalam rekaman itu tampak bagian badan kapal dan sejumlah material terpental ke udara sebelum jatuh di area dermaga. Ledakan juga menghanguskan satu unit sepeda motor matic yang terparkir di sekitar lokasi hingga pelek dan bagian mesinnya meleleh.
Beberapa detik setelah ledakan, asap putih tebal terlihat mengepul dari badan kapal, disusul kobaran api yang dengan cepat membakar kapal beserta muatannya.
Dua orang petugas jaga pelabuhan yang berada tidak jauh dari lokasi terlihat sigap bergerak menuju area kejadian. Mereka segera menutup akses sementara menuju dermaga untuk mencegah warga mendekat, sembari melakukan koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, tim SAR, ambulans, serta aparat TNI dan Polri guna melakukan upaya penyelamatan.
Dari rekaman CCTV juga terlihat bahwa sebelum insiden terjadi, aktivitas di Dermaga 3 masih relatif sepi. Saat itu belum tampak aktivitas arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.
![]() |
| Petugas Syahbandar melakukan aktivitas pelayanan di pelabuhan Rauf Rahman Benteng sebelum ledakan (Photo: Istimewa) |
Beberapa petugas pelabuhan sebelumnya terlihat memberikan pemberitahuan kepada pemilik kapal agar memindahkan KM Cipta Anugerah bersama kapal lainnya ke Dermaga 2. Hal tersebut dilakukan karena Dermaga 3 akan digunakan untuk sandar kapal penumpang KM Dharma Kartika III yang dijadwalkan melakukan proses pemuatan penumpang dari Makassar menuju Selayar serta melayani penumpang dari Benteng ke sejumlah pulau di wilayah Kepulauan Selayar.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, saat ledakan terjadi terdapat lima orang anak buah kapal (ABK) berada di atas kapal. Seorang ABK bernama Jaya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.
Sementara tiga ABK lainnya, yakni Irfan, Ilham, dan Ihsan, berhasil selamat meski mengalami luka ringan.
Satu korban lainnya yang merupakan kapten kapal, Aryadin, sempat dinyatakan hilang. Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan selama sekitar tiga jam, korban akhirnya ditemukan pada pukul 10.20 Wita dalam kondisi meninggal dunia.
![]() |
| Kapten KM. Cipta Anugerah ditemukan setelah 3 jam dilakukan pencarian tim SAR gabungan (Photo: Istimewa) |
Salah seorang ABK yang selamat mengungkapkan bahwa sebelum insiden terjadi, kapten kapal terakhir terlihat berada di atas kapal sekitar pukul 06.00 Wita dalam keadaan sedang beristirahat.
Dugaan sementara, ledakan dipicu oleh kebocoran gas yang terjadi cukup lama di dalam kapal. Percikan api diduga memicu reaksi ledakan yang kemudian membakar badan kapal beserta seluruh muatannya.
Dua unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api agar tidak merambat ke fasilitas lain di kawasan pelabuhan.
![]() |
| Puing-puing kapal dan muatannya berhamburan di laut (Photo: AR/realitynews) |
Aparat dari TNI, Polri, BPBD, serta pihak Syahbandar juga langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi korban sekaligus mengamankan area kejadian.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan kapal tersebut. (AR)








