![]() |
| Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Drs. Muchtar, MM bersama Dandim 1415/Selayar menantandatangani kontrak kerja pelaksanaan TMMD 128 TA 2026 (Photo: AR/Realitynews.web.id) |
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Muchtar, melalui upacara di Lapangan Sukadin, Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada TNI, khususnya Kodim 1415/Selayar, atas konsistensi menjalankan program TMMD sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa,” ujar Muchtar.
Upacara pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, instansi vertikal, serta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda. Ratusan peserta dari berbagai unsur juga ikut ambil bagian, mulai dari personel TNI AD, AL, AU, Polri, pelajar hingga organisasi masyarakat.
Program TMMD ke-128 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” dengan fokus pada kegiatan fisik dan nonfisik.
Untuk kegiatan fisik, pembangunan difokuskan pada pembukaan jalan tani sepanjang 3.350 meter dan perintisan jalan tambahan sepanjang 1.200 meter.
Sementara kegiatan nonfisik meliputi berbagai penyuluhan kepada masyarakat, seperti wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kesehatan, pencegahan stunting, hukum, hingga pertanian.
Selain itu, juga digelar bakti sosial berupa pembagian sembako, pasar murah, serta layanan pengobatan gratis bagi warga.
Program ini turut dilengkapi dengan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) dan penyediaan sarana air bersih untuk masyarakat desa.
Komandan Kodim 1415/Kepulauan Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab bagi seluruh personel Satgas TMMD dalam menjalankan tugas.
“TMMD adalah bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan berakhir sekitar pukul 10.45 WITA dalam kondisi aman dan lancar.
Melalui program ini, diharapkan pembangunan desa di Kepulauan Selayar dapat dipercepat sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. (AR)




