![]() |
| Kodim 1415 Selayar bersama warga Bangun Sumur Bor untuk Warga Lambongan (Photo: Ist) |
Pengeboran dimulai sejak pukul 07.15 Wita. Tim bekerja mencari sumber air di bawah permukaan tanah dengan dukungan warga setempat. Proses berlangsung tanpa kendala berarti.
Kodim 1415/Selayar menurunkan satu personel untuk mengawal pekerjaan tersebut. Enam pekerja dan tiga warga turut terlibat dalam proses pengeboran. Mereka bekerja bersama untuk mengejar sumber air yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Dusun Lambongan.
Pembangunan sumur bor itu merupakan bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) di bidang penyediaan air bersih. Melalui program tersebut, satuan TNI Angkatan Darat didorong untuk membantu masyarakat memperoleh akses terhadap sumber air yang layak, terutama di wilayah yang membutuhkan fasilitas tersebut.
Komandan Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, mengatakan jajarannya akan mengawal proses pembangunan sumur hingga selesai.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari program unggulan KASAD yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih. Kami akan terus mengawal prosesnya sampai selesai dan berharap nantinya sumber air ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan warga,” kata Letkol Czi Yudo, Senin (07/09/2026)
Menurut Yudo, keterlibatan TNI dalam pembangunan fasilitas air bersih merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar.
“Peran TNI tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pengeboran kini telah mencapai 75 meter. Tim Kodim 1415/Selayar bersama pekerja dan masyarakat masih melanjutkan pekerjaan untuk menemukan sumber air yang memadai.
Jika sumber air berhasil ditemukan dan pembangunan rampung, sumur bor tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitas yang membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga Dusun Lambongan.
Bagi warga, keberadaan sumber air bukan sekadar proyek fisik. Sumur itu diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan sehari-hari yang paling mendasar: air yang dapat diakses dengan layak. (*)




