Notification

×

Iklan

Iklan

Webinar ATR/BPN Bahas Strategi Optimalisasi AI untuk Layanan Pertanahan

Sabtu, Januari 31, 2026 | 06.15 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-30T22:15:00Z

 

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan


Realitynews.web.id | JAKARTA – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan menilai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) memiliki potensi besar dalam mendukung pengelolaan data pertanahan dan tata ruang di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ossy saat membuka webinar bertajuk Strategi Optimalisasi AI di Kementerian ATR/BPN: Kinerja Lebih Efisien, Aman, dan Bertanggung Jawab yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Kamis (29/1/2026).


Menurut Ossy, teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pemetaan dan analisis tata ruang, mendeteksi potensi konflik agraria sejak dini, hingga membantu mitigasi sengketa dan perkara pertanahan. Selain itu, AI juga dinilai mampu memperkuat pengawasan serta mendukung upaya pemberantasan mafia tanah berbasis data.


“AI berpotensi membantu kita meningkatkan kualitas pemetaan dan analisis data tata ruang, mendeteksi potensi konflik agraria sejak dini, hingga memperkuat pengawasan dan pemberantasan mafia tanah,” ujar Ossy.


Meski demikian, ia menegaskan bahwa penerapan AI di lingkungan Kementerian ATR/BPN harus berpegang pada tiga prinsip utama, yakni efisien, aman, dan bertanggung jawab. Efisien berarti teknologi benar-benar memberi manfaat nyata, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat pelayanan publik.


Sementara prinsip aman menekankan bahwa seluruh sistem AI wajib menjamin keamanan data, perlindungan privasi, serta ketahanan terhadap ancaman siber. Adapun prinsip bertanggung jawab dinilai krusial agar pemanfaatan AI tetap menjunjung etika, kepatuhan hukum, tata kelola pemerintahan yang baik, serta integritas aparatur sipil negara.


“Kita tidak boleh membiarkan kemajuan teknologi menggeser nilai-nilai dasar pelayanan publik, seperti keadilan, kepastian hukum, kemanusiaan, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.


Webinar tersebut diikuti sekitar 700 pegawai Kementerian ATR/BPN dan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya AI Skills Director Microsoft Indonesia Arief Suseno, Co-Founder Binar Dita Aisyah, serta Data Engineer Maybank Aldo Lionel Saonard.


Ossy berharap kegiatan ini dapat ditindaklanjuti secara konkret melalui program pelatihan berkelanjutan, termasuk pengembangan proyek percontohan pemanfaatan AI di unit-unit strategis serta penyusunan pedoman internal penerapan AI di lingkungan Kementerian ATR/BPN.


“Saya mendorong agar hasil webinar ini ditindaklanjuti menjadi program pelatihan, sehingga transformasi digital yang kita jalankan benar-benar terencana, sistematis, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (AR/RS)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update